Memasuki fase cutting, di mana asupan kalori dikurangi untuk menurunkan lemak tubuh, bukan berarti latihan beban harus diabaikan. Justru, latihan beban tetap penting untuk menjaga massa otot agar tubuh tetap kencang dan proporsional. Berikut panduan lengkapnya.
1. Pahami Tujuan Cutting Phase
Tujuan utama cutting adalah mengurangi lemak tubuh sambil mempertahankan sebanyak mungkin massa otot. Defisit kalori akan membuat tubuh lebih cepat membakar lemak, namun jika latihan tidak tepat, risiko kehilangan otot meningkat.
2. Fokus pada Latihan Beban dengan Intensitas Moderat
Selama defisit kalori:
- Gunakan beban sedang hingga berat, tapi jangan sampai latihan membuat kelelahan ekstrem.
- Prioritaskan compound movement seperti squat, deadlift, bench press, dan pull-up karena melibatkan banyak otot sekaligus.
- Tetap lakukan 3–5 sesi per minggu, dengan volume latihan sedikit lebih rendah dari fase bulking agar tubuh tidak overtraining.
3. Gunakan Repetisi yang Tepat
- 8–12 repetisi per set adalah rentang ideal untuk menjaga kekuatan dan massa otot.
- Jangan terlalu memaksakan repetisi tinggi (>15) jika energi sedang rendah, karena tubuh lebih mudah mengalami kelelahan.
- Fokus pada form yang benar, bukan jumlah beban yang diangkat.
4. Perhatikan Pemulihan dan Istirahat
- Selama cutting, tubuh memiliki energi lebih sedikit, sehingga istirahat 48 jam antar latihan kelompok otot besar sangat penting.
- Tidur cukup (7–9 jam per malam) membantu otot tetap pulih dan hormon tetap seimbang.
5. Kombinasikan Latihan Kardio Secara Strategis
- Kardio ringan hingga sedang membantu membakar kalori ekstra tanpa mengorbankan massa otot.
- Hindari kardio berlebihan yang bisa membuat otot kehilangan glikogen dan mempercepat kerusakan otot.
- Sesi kardio 2–3 kali seminggu, masing-masing 20–30 menit, sudah cukup.
6. Nutrisi Pendukung
- Pastikan protein tetap tinggi (1,6–2,2 g per kg berat badan) untuk meminimalkan kehilangan otot.
- Konsumsi karbohidrat sebelum latihan agar energi cukup untuk mengangkat beban maksimal.
- Jangan lupa lemak sehat untuk hormon dan kesehatan secara keseluruhan.
7. Monitor Progress
- Catat berat badan, lingkar otot, dan performa latihan.
- Jika kekuatan turun drastis atau tubuh terasa lemas terus-menerus, pertimbangkan meningkatkan kalori sedikit agar tetap berlatih efektif.
Kesimpulan
Latihan beban selama fase cutting tidak harus dihindari. Dengan memilih beban yang tepat, repetisi yang efektif, dan nutrisi mendukung, tubuh bisa membakar lemak tanpa kehilangan otot. Kunci sukses adalah konsistensi, pemulihan cukup, dan pemantauan progres secara rutin.












